22 UNIVERSITAS & SEKOLAH TINGGI SOSIALISASIKAN CITARUM HARUM DAN LINGKUNGAN SEHAT


KARAWANG, mediatiga.id - Masih adanya masyarakat yang membuang sampah ke bantaran sungai citarum membuat program citarum harum menjadi terhambat. Atas dasar tersebut, 22 Universitas dan Sekolah Tinggi di Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (JABOTABEK) menerjunkan mahasiswa dan Dosen pembina untuk mensosialisasikan Citarum Harum Ke masyarakat. Seperti yang disampaikan. 26/11/18.

Anjar Dwi Hastono Kordinator Sektor 20 Kalbis Institut Kedatangan bertujuan untuk mensosialisasikan ke masyarakat soal citarum harum bersama Pemuda Rengasdengklok agar masyarakat tidak membuang sampah ke Sungai Citarum. Kegiatan sosialisasi ini berlangsung sejak bulan Oktober 2018.

“Universitas ini sejak tanggal 23/11 Sudah mengadakan sosialisasi dengan mitra kami yaitu pemuda rengasdengklok, lalu kami kemudian melakukan kegiatan sosialisasi dengan para mahasiswa pada saat itu Juga”kata Fajar Kepada media di Halaman Kantor Kecamatan Rengasdengklok, Senin (26/11/18).

Iapun menjelaskan, Sosialisasi saat ini merupakan tindak lanjut, yang intinya mengajak kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan memanfaatkan kembali sampah yang bisa di manfaatkan atau mendaur ulang.

“Ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi, kemudian kita akan masuk ke sekolah dan rumah rumah untuk mensosialisasikan 3M Mengurangi, Mendaur ulang dan Menggunakan kembali” ungkapnya.

Namun demikian Anjar Dwi Hastanto merasa yakin bahwa program yang di terapkan di wilayah Rengasdengklok soal pengatasi permasalahan sampah dapat berhasil sesuai harapan.

Berikut ini Nama Universitas dan Sekolah Tinggi yang mengirimkan Kandidatnya untuk citarum Harum: Kalbis Institute, Binus University, Akper RSPAD, ITL Trisakti, Universitas Satya Negara Indonesia, STIKES Dr. Sismadi, Politeknik Karya Husada Jakarta, Polman ASTRA, Universitas Tama Jagakarsa, I3L, Universitas Darma Usada, Universitas Trilogi, Universitas Al-Azhar Indonesia, Universitas Tarumanegara, Universitas YARSI, STIKES Tarakanita, Akbid Dr. Sismadi, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi YIMA, Universitas Kristen Krida Wacana, Universitas Prof. Dr. Moestopo Jakarta, Politeknik LP3i dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan YIMA.
(DMN)

No comments