Haidar Alwi : "Kenapa harus Jokowi? Kenapa harus Jokowi?"

Penanggung Jawab ARJ Haidar Alwi menyambut dan memberi semangat Relawan ARJ di Jl. Proklamasi No 46 Jakarta. (Foto : Bubud Sihabudin)

Jakarta, mediatiga.id - Penanggung jawab ARJ (Aliansi Relawan Jokowi-Ma'ruf Min) Haidar Alwi hadir sebagai salah satu pembicara dalam rilis pers di Rumah Aspirasi Jl. Proklamasi no 46 Jakarta Pusat.

Dalam pemaparannya, Alwi berulang kali menyebutkan kepada para relawan yang hadir "kenapa harus Jokowi?" menjadi perhatian yang menarik para audien bersama puluhan jurnalis.

Beberapa poin penting kenapa harus Jokowi digaris bawahi Alwi sebagai semangat dan kekuatan para relawan dalam mempresentasikan Presiden Indonesia saat ini, agar terpilih kembali di Pilpres 2019. Alwi sempat berbagi pengalamannya di acara kumpulan ulama Islam sedunia di Qatar dan kabar kondisi Indonesia banyak di tanyakan oleh para ulama saat itu. Ia hadir bersama Gus Nuril menerima banyak pertanyaan dari para ulama tersebut tentang penangkalan radikalisme.

Alwi mengapresiasi salah satu upaya presiden Jokowi dalam membangun bangsa. Selain pembangunan fisik, Jokowi sanggup dalam 2 tahun pertama pemerintahannya membubarkan HTI yang telah dilarang di 63 negara didunia karena dianggap membahayakan NKRI dengan faham-fahamnya.

"Jadi sampai detik ini, itu jumlah orang-orang (diduga) radikal di Indonesia ini sudah mencapai hampir 17 juta!. Jadi ini gak bisa main-main". Tegasnya.

Dengan upaya keras Presiden Jokowi menjaga NKRI dari faham radikal membuatnya diberi amanat oleh para ulama yang berkumpul di Qatar beberapa waktu lalu untuk mendukung Jokowi di Periode berikutnya.

Poin berikutnya Sosok jokowi dinilai Alwi sebagai "Sosok Pemersatu Bangsa Indonesia". ARJ dalam hal ini sebagai relawan harus berusaha sekuat-kuatnya dan tanpa pamrih dalam memenangkan Pilpres 2019.

"Nanti kita akan mencapai sekitar 500 organ relawan. Organ relawan ini hanya bertugas mendukung pemenangan pak Jokowi" ungkapnya.

ARJ harus bekerja tanpa harus berkonsentrasi pada hal lain seperti urusan Partai atau eksekutif. ARJ harus berfokus kepada Jokowi saja.

Kenapa harus Jokowi,  Alwi menutup pidatonya dengan menjelaskan, sosok inilah yang dinilai mampu menyelamatkan NKRI dari faham radikalisme. Indonesia butuh figur pemersatu Bangsa. Alwi juga mendukung sepenuhnya Ketua ARJ Aidil Fitri untuk bekerja keras ikhlas.  (Bubud Sihabudin)




No comments