Masuki Musim Hujan, Korem 063/SGJ Latihan Siaga Bencana


Cirebon, mediatiga.id - Korem 063/ SGJ menyelenggarakan Latihan Penanggulangan Bencana alam dengan Tema Latihan “Satgas PRCPB Korem 063/SGJ Melaksanakan Operasi Membantu Penanggulangan Bencana Alam di Wilayah Purwasuka Dan Ciayumajakuning Dalam Rangka Operasi Penanggulangan Bencana Di Daerah Jawa Barat” di Desa Bojong Sari Kabupaten Indramayu.

Setda Kabupaten Indramayu A Bachtiar   mengatakan, Provinsi Jawa Barat merupakan wilayah dengan  potensi  bencana  alam  tertinggi  di seluruh Indonesia termasuk wilayah III dan IV yaitu wilayah Ciayumajakuning dan Purwasuka dengan kerawanan utamanya yaitu bencana banjir. “Hal ini menjadikan perhatian kita semua guna mendeteksi, mengantisipasi dan memberikan pembelajaran serta latihan sehingga apabila terjadi bencana yang tidak diharapkan, kita semua tahu apa yang harus dilakukan guna meminimalisir kerugian,” katanya, Selasa 17/11/2018.

Dalam kesempatan yang sama Kapenrem 063/SGJ Mayor Inf Juhok Sukmawan mengatakan, bencana alam merupakan peristiwa luar biasa yang menimbulkan penderitaan mendalam bagi yang mengalaminya.

“Banyak kerugian yang ditimbulkan baik secara personil yaitu cedera secara fisik bahkan sering terjadi korban jiwa, penderitaan psikologis maupun trauma kejiwaan. Sedangkan  kerugian secara materiil yaitu kehilangan tempat tinggal bahkan mata pencahariannya, sehingga dapat dikatakan bahwa bencana alam menjadi salah satu sumber kemiskinan baru, karena akan muncul kantong-kantong kemiskinan baru akibat kehilangan lahan, akan muncul pengangguran dan ketimpangan sosial,” ujarnya.

Ia menjelaskan, latihan Penanggulangan Bencana alam khususnya bencana banjir dengan sasaran kuantitatif yaitu 150 orang personil terdiri dari Makorem 063/SGJ dan Balakrem, Kodim 0614/Kota Cirebon, Kodim 0616/Indramayu, Kodim 0620/Kab. Cirebon Sasaran Kualitatif yaitu Memahami dan mampu melaksanakan perencanaan Operasi, melaksanakan Komando dan Pengendalian, melaksanakan pengambilan keputusan dengan  cepat  dan  tepat sertaemahami prosedur penanganan bencana alam dengan benar.

“Kami harap dengan latihan ini, penanganan bencana di wilayah dapat dilakukan dengan cepat, tepat, dan terintegrasi,” pungkasnya.(Reno)

No comments