Miris, 40% Warga Kalangsuria Hidup Dalam garis Kemiskinan


KARAWANG, mediatiga.id - lebih kurang 8 ribu warga usik Desa Kalangsuriya teryata 40% penduduknya mengalami hidup dibawah garis kemiskinan. Hal itu disampaikan oleh kepala desa Kalangsuriya Lili Suherman saat diwawancara oleh awak media, Jumat (30/11/18) di acara  Mapag Cai dan peresmian Kampung KB di desanya.

Menurut Lili, dari 40% warganya mengalami hidup dalam garis kemiskinan sedangkan kebanyakan dari penduduk tersebut kebanyakan buruh tani sehingga penghasilannya tidak menetap. Namun demikian masih ada warga yang mengkredit kendaraan roda dua untuk membantu menambah penghasilannya.

“ya lebih kurang 40% lah warga kalangsuria yang hidupnya dibawah garis kemiskinan, tapi ada juga dari mereka yang mengambil kendaraan roda dua ke deler dengan cara mengkredit “ kata Lili disampaikan usai meresmikan kampung KB, Jumat (30/11).

dari informasi yang diperoleh dari salah satu warga Desa Kalangsuria, Bahwa penduduk di desa ini kebanyakan buruh tani yang penghasilannya hanya musiman, sedangkan masyarakat yang kerja di perusahaan atau pabrik hanya beberapa orang saja itupun bisa di hitung dan begitu juga dengan pedagang.

Kalau di Desa Kalangsuria kebanyakan masyarakatnya sebagai buruh tani, sedangkan pekerja buruh pabriknya tidak banyak ya kebanyakan yang muda mudanya saja yang kerja di perusahaan sebagai buruh yang tiap hari pulang pergi” jelasnya.

banyaknya angka kemiskinan yang mencapai 40% tentunya menjadi persoalan atau PR bagi kepala desa untuk menigkatkan taraf ekonomi yang lebih maju karena hampir separuhnya penduduk desa kalangsuria dalam hidup dibawah garis kemiskinan. (DMN)

No comments