Sektor 21 Satgas Citarum Harum Sidak Pengolahan Ipal Pabrik Novatex Dan Kaitek Solokanjeruk


Solokanjeruk, Mediatiga,Id - Sektor 21 Satgas Citarum Harum Kodam III Siliwangi, Senin(26/11) dibawah garis komando Kolonel Inf Yusep Sudrajat bersama DanSubsektornya Serka Agus melakukan pemantauan langsung pengolahan Ipal pabrik Novatex dan Kaitek di jalan Rancaekek no 389 Majalaya kecamatan Solokanjeruk kabupaten Bandung.

Pemantauan ini dilakukan guna memastikan  pengolahan Ipal  limbah cair kedua pabrik  tersebut sudah sesuai baku mutu atau belum.

Dijelaskan Kolonel Inf Yusep Sudrajat saat di wawancara awak media," Hari ini kami melakukan pengecekan Ipal limbah cair Pabrik Novatex dan Kaitek di kawasan Industri Kahatex Jalan Rancaekek no 389 Majalaya.

Dari hasil kajian dan pengecekan ke lokasi dua pabrik tersebut,hasilnya belum standar sesuai baku mutu yang di harapkan ,walau limbah cair yang sudah di proses sudah agak jernih seperti susu, namun diharap kedua pabrik tersebut lebih meningkatkan lagi proses pengolahan Ipalnya agar .limbah cair yang di buang tidak merusak ekosistem daerah aliran sungai Citarum," jelasnya.

 Walau demikian kami memberikan tenggang waktu seminggu untuk segera di perbaiki lagi, dan kami akan datang lagi ke pabrik ini guna memastikan Ipalnya apakah sudah di benahi atau belum," ucapnya.

 Langkah yang kami ambil yakni kedua perusahaan tersebut di mintai surat pernyataan untuk segera membenahi Ipalnya dan mendukung program Citarum Harum,"ungkapnya.

 Seharusnya dalam keadaan darurat produksi pabrik berhenti dulu( Di Risaikel)  guna percepatan Ipal pabrik Novatex minimal dua bulan," tambahnya.

 Masih di tempat yang sama pihak pabrik Novatex dan Kaitex dalam surat pernyataannya siap untuk membenahi dan memperbaiki Ipal limbah cair yang di buang ke saluran lubang Sungai Citarum, dimana menurut pengakuan pemilik perusahaan Kaitex bahwa sebelum kehadiran Satgas Citarum Harum,pihaknya sudah melakukan perbaikan-perbaikan Ipalnya,dan selanjutnya mengarahkan kepada karyawannya untuk tidak main-main dalam Ipal yang akan merugikan semua pihak. ( Arbim)

No comments