Soal Dugaan Korupsi DD, Kades Rengasengklok Selatan Menyangkal


KARAWANG, mediatiga.id - Dugaan Korupsi Dana Desa (DD) yang dilakukan oleh Kepala Desa Rengasdengklok Selatan Kecamatan Rengasdengklok. Sebesar 28 Juta diperuntukan untuk biaya "minggon keliling" ternyata kepala Desa tersebut menyangkal. Menurutnya dana tersebut telah diberikan pada pelaksana kegiatan Minggon, Selasa (27/11/18).

Saat dikonfirmasi kepala Desa Rengasdengklok Selatan (26/11) di Kantor Kecamatan Rengasdengklok, Karawang, dirinya menyangkal soal dugaan Korupsi DD yang diperuntukan untuk biaya Minggon Keliling di desanya sebesar 28 Juta pertahun ditahun 2017.

Menurutnya dana desa yang diperuntukan buat acara minggon sesuai LPJ dan telah diberiakan kepada penyelenggara rapat minggon secara langsung sehingga sehingga wajar kalau ada ada kepala Dusun dan RW setempat tidak tahu soal pemberian uang tersebut.

“Yang jelas Dana Desa yang dianggarkan sebesar 28 juta sudah saya berikan ke pihak penyelenggara rapat minggon disetiap dusunnya, jadi wajar kalau kalau kepala Dusun dan RW tidak tahu” Kata Darim. Amd Kepala Desa Rengasdengklok Selatan, Senin (26/11/18).

Namun apa yang disampaikan oleh Darim Kepala Desa Rengasdengklok selatan sangatlah jauh berlawanan, karena setiap acara minggon desa di Dusun Bojong Karya dua selalu menggunakan iuran yang dikumpulkan dari RT,RW dan uang miliknya untuk membeli makanan yang dihidangkan ke peserta minggon keliling. Sedangkan DD yang dianggarkan oleh Kepala Desa sesuai SPJ belum pernah ia terima.

“Yang jelas saya belum pernah menerima uang dari kas desa maupun Dana Desa untuk biaya minggon. Biaya minggon berasal dari sumbangan RT/RW yang dikumpulkan dan dibelikan makanan untuk menjamu peserta minggon” kata cayo kepala Dusun Bojong Karya 2 di rumah kediamannya beberapa waktu lalu. (DMN)

No comments