Kepsek SDN Cilebak Gelar Konfrensi Pers Bantah Sunat Uang PIP


Pacet, Mediatiga.Id - Bertempat di kantor UPT Kecamatan Pacet, kabupaten Bandung, Senin(10/12) Wowon Kepala Sekolah SDN Cilebak melakukan konfrensi Pers terkait dugaan tuduhan pemotongan uang PIP yang di layangkan orangtua siswa.Hadir dalam pemberian keterangan kepada awak media tersebut kepala UPT TK/SD Dinas Pendidikan Pacet,Ketua K3S dan Wakil Ketua PGRI Pacet, serta operator sekolah SDN Cilebak.

Menurut Wowon, tuduhan-tuduhan yang dilakukan orangtua siswa terhadap dirinya terkait pemotongan uang PIP tidak benar sama sekali, karena uang PIP langsung diterima melalui rekening siswa," jelasnya.

"Saya kena Fitnah dan perlu di klarifikasi. Diakuinya sejak muncul berita yang menyudutkan dirinya oleh sumber orangtua siswa ,membuat dirinya tidal bisa tidur," terangnya.

Momon menuturkan dari itu hal tersebut dirinya  tergerak untuk  melakukan konfrensi Pers agar publik tahu, sebenarnya bahwa itu semuanya tidak benar.

Menyangkut tuduhan tidak koperatif terhadap wartawan , Wowon meminta maaf karena selama ini diriya disibukan dengan pekerjaan yang tidak bisa di tinggalkan.

Lebihlanjut Wowon mengatakan," atas kejadian ini saya selaku pribadi dan kepala Sekolah SDN Cilebak akan mengambil hikmah dari semua permasalahan yang ada, tentunya juga saya akan lebih bersikap lebih  transparan lagi, karena sebelum pencairan bantuan PIP,saya sudah lakukan Sosialisasi terhadap orangtua siswa berikut bukti hadir orangtua siswa saat melakukan konsolidasi dan sosialisasi." Tegasnya.

Jadi pada dasarnya tidak ada pemotongan uang PIP sebesar Rp 225 ribu dari Rp 450 ribu, karena pihak Bank yang langsung memberikan melalui rekening siswa." Tambahnya.

Masih di tempat yang sama Drs. Charliman Kepala UPT Pacet menambahkan," Saya selalu mewanti-wanti terhadap para kepala sekolah untuk menjalankan tugas sesuai dengan amanah selaku pendidik, agar supaya lebih berhati-hati dalam menerima anggaran maupun bantuan dari pemerintah, jangan sampai Miss Komunikasi dengan orangtua siswa terlebih wartawan," ujarnya.

Namun demikian dengan adanya kejadian ini kita ambil hikmahnya saja,semoga kedepannya  tidak terjadi lagi tuduhan-tuduhan yang tidak benar.

Sementara di tempat terpisah Kabid TK/SD kabupaten Bandung, H.Maman melalui telepon seluler menjelaskan sebenarnya tentang penerimaan uang PIP SDN Cilebak, menurutnya," Hasil klarifikasi pengelolaan PIP memang untuk kelas VI yang sudah masuk SMP, dibayar hanya 6 bulan untuk PIP , dari Januari sampai Juni karena Bulaln Juli nya sudah ada di SMP,jadi pembayaran dari pihak Bank Rp.225 ribu sudah benar,artinta masalah PIP sudah sesuai prosedur dan aturan.," jelasnya. ( Arbim)

No comments