Polres Cirebon Kota Bongkar Jaringan Prostitusi Online Melibatkan Artis


“Petugas mengamankan E dan anak buahnya yang tengah melakukan transaksi seks online”

Cirebon, Praktek prostitusi online melalui pesan WhatsApp berhasil dibongkar jajaran Polres Cirebon Kota. Bisnis haram yang sudah berjalan selama satu tahun ini dijalani E (32 tahun) warga Kecamatan Kesambi Kota Cirebon dengan target konsumen kalangan atas karena satu kali kencan tarifnya mencapai Rp 1.500.000. E dan ‘anak buahnya’ diamankan petugas saat tengah bertransaksi di salah satu hotel di Kota Cirebon. Dari jumlah itu, E mendapat komisi sebesar Rp 500 ribu. Komunikasi antara pelanggan dan mucikari hanya menggunakan pesan WhatsApp, termasuk menawarkan wanitanya pun melalui poto. Atas perbuatannya E dijerat Pasal 27 ayat 1 atau Pasal 45 ayat 1 UU tahun 2016 tentang ITE.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy menyatakan, mucikari yang diamankan ini memiliki 25 anak buah wanita salah satunya berprofesi sebagai artis FTV.
“Anak buah wanitanya dari kalangan DJ baik dari Cirebon maupun Jakarta, foto model, pegawai swasta, hingga artis berinisial TK,” katanya, Kamis 13/12/2018.
Dari tangan pelaku petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa handphone dan satu unit mobil mewah.
“Barang-barang mewah termasuk satu unit mobil Daihatsu Sirion dan Honda CRV Turbo milik pelaku kami amankan untuk barang bukti dan pengembangan lebih lanjut,” ujarnya.
Pelaku enggan membberkan siapa saja yang menjadi pelanggannya, namun ia menyatakan pelanggan kebanyakan dari kelas atas.
“Dari menengah atas,” katanya.(Reno)

No comments