SMK Lentera Bangsa Tahan Izasah, Ini Tanggapan Sekertatis Komisi V DPRD Prov Jabar.


Penahanan Izasah bagi siswa yang belum melunasi administrasi di sekolah tempat menimba ilmu tentunya menjadi penghalang bagi siswa yang akan bekerja diperusahaan.

Adanya penahanan Izasah di SMK Lentera Bangsa akhirnya di komentari oleh  Sekertaris Komisi  V DPRD Provinsi Jawa Barat saat melakukan Reses di Desa Rengasdengklok Selatan.

Abdul Hadi Wijaya yang biasa dipangkil kang Ahad, Sekertaris Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, menjelaskan penahanan Izasah oleh pihak sekolah tentunya tidak diperbolehkan dan sudah melanggar hukum.

Yang artinya pihak sekolah tidak boleh menahan Izasah tanpa alasan apapun dikarekan akan berdampak pada keinginan siswa yang lulus dan ingin bekerja di perusahaan, karenakan Izasah tersebut harus diperlihatkan.

"Yang jelas kaalau sekolah sudah menahan Izasah siswa tentunya tidak diperbolehkan karena sudah melanggar hukum" kata Kang Ahad diacara reses di Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, Selasa (11/12/18).

Selain itu Kang Ahadpun menambahkan bahwa pihak sekolah harus memberikan Izasah kepada siswa karena Ijazah merupakan dokumen resmi yang diterbitkan sekolah sebagai pengakuan terhadap prestasi belajar dan/atau penyelesaian suatu jenjang pendidikan setelah lulus dari satuan pendidikan.

"silahkan pihak sekolah mencari solusi lain bila ada siswa yang tersendat masalah administrasi, ya dengan cara dibayar secara dicicil oleh siswa bila ia sudah bekerja, namun tetap Izasah harus diberikan kepada siswa yang bersangkutan" pungkasnya. (DMN)

No comments