Stok Pangan di Kota Cirebon Dipastikan Aman


Cirebon, Pemkot Cirebon pastikan stok bahan kebutuhan pokok aman. Hal ini diketahui melalui Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Kota Cirebon Semester II Tahun 2018. Selain ketahanan pangan, Pemkot Cirebon menganggap normal jika harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan asalkan dalam taraf wajar.

Ketersediaan stok dan kestabilan harga pangan, selalu dijaga dan dipantau oleh Dewan Ketahanan Pangan yang salah satunya Bulog, Bank Indonesia dan lainnya.
Sekretaris Daerah Kota Cirebon Asep Dedi mengatakan, kebutuhan pokok di Kota Citebon selalu terjamin baik ketersediaan dan harga yang relatif stabil.

“Kalau ada kenaikan harga sedikit-sedikit masih wajar, apalagi memasuki hari raya keagamaan dan menjelang akhir tahun,” katanya, Kamis 6/12/2018.

Ia menyatakan, jika terjadi kenaikan harga yang tidak wajar melebihi kemampuan masyarakat, maka pihaknya akan melakukan intervensi salah satunya yakni dengan menggelar pasar murah.

“Hal ini untuk mendukung keberadaan pangan tetap terjangkau dan menjaga daya beli masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Kepala DPPKP Kota Cirebon, Maharani Dewi mengatakan, pihaknya kini tengah mempersiapkan program perbaikan stunting.

“Stunting yakni sebuah kondisi dimana tinggi badan seseorang jauh lebih pendek dibandingkan tinggi badan orang seusianya. Penyebab utama stunting kekurangan gizi kronis sejak bayi dalam kandungan hingga masa awal anak lahir yang biasanya tampak setelah anak berusia 2 tahun,” terangnya.

Selain itu, DPPKP tengah menggenjot program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) untuk meningkatkan pola pangan harapan.

“Berdasarkan perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS) skor angka pola pangan harapan Kota Cirebon saat ini 80,1. Peningkatan dapat dilakukan dengan cara KRPL dengan cara memanfaatkan lahan atau halaman menanam sayur dan umbi-umbian. Target kami hingga 85 skornya,” ujarnya.(Reno)

No comments